Mengenang Kedamaian dan Spiritualitas dalam I’tikaf di Makkah

Mengenang Kedamaian dan Spiritualitas dalam I’tikaf di Makkah

Setiap tahunnya, saat bulan Ramadhan tiba, umat Islam di seluruh dunia menyambutnya dengan sukacita dan semangat. Di tengah gemerlap ibadah puasa dan meningkatnya aktifitas keagamaan, muncul sebuah praktik spiritual yang dikenal dengan nama “I’tikaf.” I’tikaf adalah ibadah yang melibatkan isolasi diri di dalam masjid, bertujuan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, merenungkan makna hidup, dan mengalami kedamaian spiritual. Salah satu tempat yang paling diidamkan untuk melaksanakan I’tikaf adalah Masjidil Haram di Makkah.

1. Definisi dan Makna I’tikaf:

I’tikaf berasal dari bahasa Arab yang berarti “mengisolasi diri.” Dalam konteks agama Islam, I’tikaf adalah ibadah yang melibatkan seseorang mengisolasi diri di dalam masjid dengan niat dan tujuan khusus untuk beribadah, merenungkan ayat-ayat Allah, dan mencari keberkahan di dalam bulan Ramadhan. Ini adalah momen intens di mana seseorang dapat mencari kedekatan dengan Tuhan melalui doa, dzikir, dan pengenalan diri yang lebih dalam.

2. Kedamaian di Tengah Hingar-Bingar Kota Suci:

Makkah adalah kota suci yang selalu dibanjiri oleh ribuan jamaah setiap hari. Namun, ketika seseorang memilih untuk berpartisipasi dalam I’tikaf, ia menciptakan ruang kecil di tengah keramaian tersebut yang penuh dengan kedamaian dan refleksi. Melalui I’tikaf, jamaah merasakan bahwa walaupun berada di tengah hiruk-pikuk kota, ia bisa mengalami kedamaian batin yang hanya dapat ditemukan dalam hubungan yang mendalam dengan Allah.

3. Pengalaman Spiritual dalam I’tikaf di Masjidil Haram:

I’tikaf di Masjidil Haram memiliki pengalaman spiritual yang unik:

  • Meditasi dan Dzikir: Dalam isolasi I’tikaf, jamaah memiliki kesempatan untuk merenung, membaca Al-Quran, dan berdzikir tanpa gangguan. Ini membantu mereka meraih ketenangan dan mendalamkan hubungan spiritual dengan Tuhan.
  • Menghadap Ka’bah: Saat berada di dalam Masjidil Haram, jamaah yang melakukan I’tikaf memiliki keberuntungan ekstra karena mereka selalu menghadap Ka’bah. Ini menciptakan suasana yang penuh dengan spiritualitas dan khusyuk.
  • Refleksi dan Pemurnian Diri: I’tikaf memberikan kesempatan untuk merenungkan perjalanan hidup, mengidentifikasi tujuan hidup, dan memurnikan niat dan pikiran. Ini merupakan bentuk introspeksi diri yang sangat penting.

4. Persiapan dan Tata Cara I’tikaf:

  • Niat yang Ikhlas: I’tikaf harus dilakukan dengan niat yang tulus dan murni karena Allah SWT semata. Tujuan utama adalah beribadah dan mendekatkan diri kepada-Nya.
  • Pengaturan Waktu: I’tikaf dapat dilakukan selama periode waktu yang ditentukan, mulai dari beberapa hari hingga seluruh bulan Ramadhan.
  • Pemenuhan Kebutuhan Dasar: Jamaah yang melakukan I’tikaf perlu memastikan bahwa mereka memiliki persediaan makanan, minuman, dan perlengkapan pribadi yang cukup selama masa I’tikaf.
  • Ibadah yang Terencana: Rencanakan ibadah yang akan dilakukan selama I’tikaf, termasuk membaca Al-Quran, berdoa, dan berdzikir. Hal ini membantu menjaga fokus dan memberikan struktur dalam ibadah.

5. Kekayaan Spiritual yang Mengalir dalam I’tikaf:

Melalui I’tikaf di Masjidil Haram, jamaah dapat mencapai kedamaian batin yang mendalam dan memperkuat ikatan spiritual dengan Allah. Saat berada dalam lingkungan yang suci dan khusyuk, I’tikaf memberikan kesempatan untuk membersihkan jiwa, merenungkan makna hidup, dan merasakan kasih sayang Tuhan yang tak terbatas. Dalam I’tikaf, jamaah menemukan kekayaan spiritual yang akan tetap mengalir dalam hidup mereka, melewati bulan Ramadhan dan jauh setelahnya.

Mengalami Keistimewaan Umroh di Bulan Ramadhan Bersama Travel Jannah Firdaus

Mengalami Keistimewaan Umroh di Bulan Ramadhan Bersama Travel Jannah Firdaus

Bulan Ramadhan adalah saat yang penuh berkah dan keberkahan bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain menjalankan ibadah puasa, momen ini juga menjadi waktu yang istimewa untuk beribadah, introspeksi, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu cara yang luar biasa untuk memanfaatkan bulan Ramadhan adalah dengan melakukan ibadah umroh. Travel Jannah Firdaus hadir sebagai mitra yang tepat untuk mewujudkan perjalanan umroh Ramadhan yang tak terlupakan.

1. Keutamaan Umroh di Bulan Ramadhan:

Umroh di bulan Ramadhan memiliki keistimewaan tersendiri. Beberapa di antaranya adalah:

  • Pahala Berlipat Ganda: Pahala ibadah umroh di bulan Ramadhan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Setiap langkah yang diambil di tanah suci menjadi ladang amal yang subur.
  • Keberkahan Ibadah: Melaksanakan umroh di bulan Ramadhan adalah kesempatan untuk merasakan keberkahan luar biasa dalam ibadah. Menjalin hubungan yang lebih erat dengan Allah adalah tujuan utama umroh Ramadhan.
  • Suasana Spiritual yang Kuat: Lingkungan Makkah dan Madinah selalu memiliki kekuatan spiritual yang besar, namun di bulan Ramadhan, suasana semakin khusyuk dan mendalam. Hal ini membantu jamaah untuk lebih fokus pada ibadah dan refleksi diri.

2. Travel Jannah Firdaus: Mitra Istimewa dalam Perjalanan Umroh Ramadhan:

Travel Jannah Firdaus memiliki sejarah panjang dalam menyelenggarakan perjalanan umroh yang berkualitas. Berikut adalah beberapa alasan mengapa memilih Travel Jannah Firdaus untuk umroh Ramadhan adalah keputusan yang bijak:

  • Pengalaman dan Profesionalisme: Travel Jannah Firdaus memiliki tim yang terlatih dan berpengalaman dalam mengatur perjalanan umroh. Dari pendaftaran hingga kepulangan, setiap detail diurus dengan cermat.
  • Paket Umroh Ramadhan yang Terencana: Travel ini menawarkan paket umroh Ramadhan yang terencana dengan baik. Paket ini dirancang untuk memaksimalkan manfaat ibadah di bulan yang penuh berkah ini.
  • Akomodasi yang Nyaman: Menginap di hotel bintang lima yang nyaman dan dekat dengan tempat-tempat suci memungkinkan jamaah untuk menjalankan ibadah dengan lebih mudah.
  • Panduan Ibadah yang Berpengalaman: Travel Jannah Firdaus menyediakan panduan ibadah yang berpengalaman. Ini membantu jamaah untuk memahami tata cara ibadah dengan benar dan maksimal.

3. Merasakan Keajaiban Umroh Ramadhan:

  • Beribadah di Matahari Terbit dan Terbenam: Salah satu momen istimewa dalam umroh Ramadhan adalah beribadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pada saat matahari terbit dan terbenam. Suasana yang tenang dan khidmat membuat ibadah semakin berarti.
  • Berbagi Kebaikan dengan Sesama: Umroh Ramadhan memberikan kesempatan bagi jamaah untuk berbagi kebaikan dengan sesama. Kebersamaan dalam ibadah dan bakti sosial dapat memberikan dampak positif yang besar.
  • Menyatu dengan Keberkahan Malam Lailatul Qadar: Bulan Ramadhan juga mengandung malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Melakukan ibadah di tanah suci pada malam ini adalah anugerah yang tak ternilai.

 

Memilih Travel Jannah Firdaus untuk umroh Ramadhan adalah langkah yang cerdas dalam menggabungkan ibadah dengan perjalanan yang bermakna. Dengan keunggulan dalam pengalaman, profesionalisme, dan pilihan paket umroh Ramadhan yang terencana dengan baik, Travel Jannah Firdaus membawa jamaah pada perjalanan spiritual yang tak terlupakan. Melalui umroh Ramadhan, kita dapat merasakan keajaiban keberkahan dan mendekatkan diri kepada Allah dengan tulus.

Menyambut Akhir Tahun 2023 dengan Liburan Sambil Ibadah: Menggapai Keberkahan Umroh

Menyambut Akhir Tahun 2023 dengan Liburan Sambil Ibadah: Menggapai Keberkahan Umroh

Tahun berganti, dan kita kembali mendekati akhir tahun. Bagi umat Islam, momen ini juga menjadi peluang untuk merencanakan perjalanan istimewa yang tak hanya memberikan kenikmatan liburan, tetapi juga menghamparkan lembaran ibadah yang mendalam. Umroh akhir tahun adalah salah satu pilihan terbaik untuk menghabiskan waktu bersama keluarga sambil meraih pahala dan keberkahan dari Allah SWT.

1. Keistimewaan Umroh Akhir Tahun:

Mengunjungi tanah suci Makkah dan Madinah pada akhir tahun memberikan nuansa yang lebih khusyuk dan mengesankan. Berbagai keuntungan dapat dirasakan ketika melaksanakan umroh di waktu ini, termasuk:

  • Kehangatan Spiritualitas: Di tengah semangat menyambut tahun baru, momen umroh akan membuat hati lebih terbuka untuk mendekatkan diri kepada Allah. Lingkungan yang khusyuk akan membangkitkan semangat beribadah dan merenungkan arti kehidupan.
  • Mengawali Tahun dengan Penuh Keberkahan: Memulai tahun baru dengan ibadah umroh memberikan bekal spiritual yang kuat. Keberkahan yang diperoleh dari perjalanan ini akan menjadi pijakan penting dalam mengarungi tahun yang baru.
  • Lebih Tenang dan Terkendali: Akhir tahun cenderung lebih sepi dibandingkan musim umroh lainnya. Ini memberikan suasana yang lebih tenang dan terkendali dalam menjalankan ibadah, memungkinkan jamaah merasakan kedamaian dan refleksi yang lebih dalam.

2. Merencanakan Liburan Ibadah yang Ideal:

  • Pilih Travel Terpercaya: Memilih travel umroh yang terpercaya seperti Travel Jannah Firdaus adalah langkah pertama yang penting. Pastikan mereka memiliki reputasi yang baik, menyediakan paket-paket umroh yang sesuai, dan memberikan fasilitas yang mendukung kenyamanan selama perjalanan.
  • Paket Liburan Ibadah: Pilih paket umroh yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran keluarga. Beberapa travel menawarkan paket khusus umroh akhir tahun yang dirancang untuk memberikan pengalaman istimewa bagi jamaah.
  • Panduan dan Penyuluhan: Sebelum berangkat, ikuti secara aktif panduan dan penyuluhan yang diberikan oleh travel. Persiapkan diri dengan pengetahuan tentang tata cara umroh agar perjalanan ibadah berjalan dengan lancar.

3. Menggabungkan Liburan dan Ibadah:

Umroh akhir tahun memungkinkan kita untuk menjalani liburan yang berbeda dari biasanya. Kombinasi antara berlibur dan beribadah menjadi momen yang bermakna:

  • Menjelajahi Sejarah: Selain beribadah, kunjungi berbagai tempat bersejarah di Makkah dan Madinah. Ini memberikan perspektif baru tentang sejarah Islam dan mengenang perjuangan para sahabat.
  • Berkumpul dengan Keluarga: Umroh akhir tahun bisa menjadi pengalaman keluarga yang luar biasa. Beribadah bersama, berbagi pengalaman, dan menguatkan ikatan keluarga menjadi inti dari perjalanan ini.
  • Meraih Ketenangan Batin: Liburan sambil beribadah memungkinkan kita untuk meraih ketenangan batin. Jauh dari rutinitas sehari-hari, momen ini memberikan kesempatan untuk merenung dan memperdalam hubungan dengan Tuhan.

 

Umroh akhir tahun adalah perpaduan harmonis antara liburan dan ibadah yang memberikan dampak positif bagi jiwa dan pikiran. Menggunakan momen ini dengan bijak untuk merenung, bersyukur, dan memperkuat spiritualitas akan menjadi cara yang indah untuk menyambut tahun baru. Dalam perjalanan ini, semoga kita semua bisa menemukan keberkahan dan mendekatkan diri kepada Tuhan dengan tulus.

Umrah 1445 H Bersama Travel Jannah Firdaus: Pengalaman Ibadah yang Mengesankan

Umrah 1445 H Bersama Travel Jannah Firdaus: Pengalaman Ibadah yang Mengesankan

Umrah adalah salah satu momen sakral bagi umat Islam, di mana jutaan jemaah dari seluruh dunia berkumpul di Tanah Suci untuk menunaikan ibadah ini. Dalam rangka menyambut tahun 1445 Hijriah (H), Travel Jannah Firdaus hadir sebagai mitra perjalanan umrah Anda. Artikel ini akan membahas pengalaman tak terlupakan yang ditawarkan oleh Travel Jannah Firdaus untuk umrah 1445 H, serta panduan persiapan yang penting sebelum berangkat.

Mengapa Memilih Travel Jannah Firdaus?

Travel Jannah Firdaus telah lama dikenal sebagai perusahaan travel umrah yang memiliki reputasi baik. Berikut adalah alasan mengapa Anda sebaiknya memilih Travel Jannah Firdaus:

1. Pengalaman dan Profesionalisme:
Dengan pengalaman bertahun-tahun dalam mengorganisir perjalanan ibadah, Travel Jannah Firdaus memiliki tim yang berpengalaman dan profesional dalam memberikan layanan terbaik kepada jemaah.

2. Paket Beragam:
Travel Jannah Firdaus menawarkan beragam paket umrah sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda. Ini mencakup akomodasi, transportasi, dan fasilitas lainnya yang memastikan kenyamanan Anda selama perjalanan.

3.Pelayanan Ramah:
Tim Travel Jannah Firdaus siap membantu dan memberikan informasi yang Anda butuhkan sepanjang perjalanan. Pelayanan ramah dan tanggap menjadi salah satu nilai unggul perusahaan ini.

4. Fokus pada Kualitas Ibadah:
Selain mengurus aspek logistik, Travel Jannah Firdaus juga mengutamakan kualitas ibadah Anda. Mereka membimbing jemaah dalam menjalankan setiap tahap umrah dengan khidmat.

Panduan Persiapan Umrah 1445 H dengan Travel Jannah Firdaus

Sebelum berangkat ke Tanah Suci bersama Travel Jannah Firdaus, ada beberapa hal penting yang perlu Anda persiapkan:

1. Pendaftaran dan Reservasi:
Segera daftarkan diri Anda ke Travel Jannah Firdaus dan pilih paket umrah yang sesuai. Pastikan Anda melakukan pendaftaran dengan cukup waktu agar semua persiapan dapat dilakukan secara baik.

2. Persiapan Fisik dan Kesehatan:
Lakukan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi yang diperlukan. Jaga kebugaran fisik Anda dengan olahraga ringan dan pola makan sehat.

3. Dokumen dan Visa:
Pastikan Anda memiliki paspor yang masih berlaku dan mengurus visa untuk perjalanan ke Saudi Arabia.

4. Pemahaman Ritus Umrah:
Pelajari langkah-langkah dan ritus umrah, seperti tawaf, sai, tahallul, dan lain-lain. Ini akan membantu Anda menjalankan ibadah dengan lebih bermakna.

5. Pakaian dan Perlengkapan:
Bawa pakaian yang sesuai dengan lingkungan di Mekah dan Madinah. Jangan lupa untuk membawa perlengkapan yang diperlukan, seperti mukena, sandal, dan lain-lain.

Perjalanan umrah tahun 1445 H bersama Travel Jannah Firdaus adalah kesempatan berharga untuk menghadapi momen spiritual yang mendalam. Dengan mengikuti panduan persiapan dan memilih perusahaan travel yang tepat, Anda dapat menjalani umrah dengan lancar dan bermakna. Jika Anda mencari pengalaman umrah yang terorganisir dengan baik dan fokus pada kualitas ibadah, Travel Jannah Firdaus adalah pilihan yang tepat.

 

Cara Membuat Paspor Baru beserta Syarat dan Biayanya

Cara Membuat Paspor Baru beserta Syarat dan Biayanya

Jakarta, CNN Indonesia — Cara membuat paspor perlu diketahui bagi Anda yang belum memiliki dokumen ini dan berencana untuk pergi ke luar negeri.
Paspor merupakan dokumen berupa identitas yang menjadi syarat utama saat seseorang hendak melakukan perjalanan ke luar negeri. Baik itu untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, maupun wisata atau berlibur.
Di Indonesia sendiri terdapat tiga jenis paspor yang berbeda berdasarkan kegunaannya. Paspor tersebut yaitu paspor diplomatik, paspor dinas, dan paspor biasa. Namun yang paling banyak digunakan untuk masyarakat umum yaitu paspor biasa dengan sampul berwarna hijau.

Syarat Membuat Paspor Baru yang Wajib Dibawa
Sebelum melakukan pembuatan paspor baru, sebaiknya lengkapi berkas-berkas yang sudah ditentukan. Sebab, proses pembuatan paspor hanya bisa dilakukan jika Anda telah melengkapi berkas persyaratan yang telah ditetapkan.
Apabila salah satu dari persyaratan ini tidak lengkap, maka permohonan paspor Anda akan ditolak oleh pihak imigrasi. Berikut syarat membuat paspor baru untuk masyakat umum, mengutip laman resmi Imigrasi.

  • Kartu identitas berupa KTP atau surat keterangan pindah ke luar negeri yang masih berlaku.
  • Kartu Keluarga (KK).
  • Akta kelahiran, buku nikah atau akta nikah, ijazah, atau akta baptis (dalam dokumen harus tercantum nama, tempat dan tanggal lahir, nama orang tua)
  • Surat keterangan kewarganegaraan Indonesia bagi orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia atau orang yang berkewarganegaraan ganda dan memilih kewarganegaraan Indonesia.
  • Surat keterangan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang melakukan perubahan nama.
  • Meterai
  • Dokumen tambahan sesuai tujuan permohonan paspor:

Haji dan Umrah: Surat rekomendasi haji dan umrah dari Kementerian Agama dan surat rekomendasi dari penyelenggara ibadah haji dan umrah
Bekerja di luar negeri: Surat rekomendasi dari Dinas Tenaga Kerja
Studi di luar negeri: Melampirkan keterangan wajib paspor yang tertera

Semua dokumen di atas wajib Anda bawa saat melakukan pembuatan paspor. Selain itu, dokumen yang dibawa harus berupa dokumen asli beserta salinan atau fotokopiannya.

Cara Membuat Paspor
Cara membuat paspor saat ini dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu melalui online dan offline.
Pada dasarnya kedua cara ini hampir sama, yang membedakan hanya pada saat proses pendaftaran dan pengisian formulir yang bisa dilakukan secara online.

Cara Membuat Paspor Offline:

  1. Datang ke kantor imigrasi terdekat di wilayah Anda
  2. Mengisi formulir yang telah disediakan di loket imigrasi
  3. Menunggu antrian untuk dilakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen oleh pihak imigrasi
  4. Setelah semua persyaratan dinyatakan lengkap, Anda akan dipanggil untuk dilakukan proses verifikasi, wawancara, dan pengambilan foto serta sidik jari.
  5. Selanjutnya, pihak imigrasi akan memberikan Anda tanda terima permohonan dan kode pembayaran.
  6. Segera lakukan pembayaran dengan kode yang telah diberikan, karena paspor akan diproses setelah Anda melakukan pembayaran.
  7. Datang kembali ke kantor imigrasi untuk mengambil paspor yang telah selesai diterbitkan. Biasanya paspor akan terbit 3 hari setelah Anda melakukan pembayaran.

Cara Membuat Paspor Online:

  1. Buka Aplikasi M-Paspor yang telah diunduh di hp Anda.
  2. Daftarkan akun dan lakukan pengisian data diri pada form yang tertera.
  3. Selanjutnya pilih Pengajuan Permohonan dan upload semua berkas yang diminta.
  4. Tentukan jadwal dan lokasi pengambilan paspor di kantor imigrasi terdekat.
  5. Setelah semua selesai, di beranda akan muncul informasi paspor yang telah terdaftar dan Anda bisa mengunduhnya sebagai bukti saat melakukan verifikasi di kantor imigrasi.
  6. Datangi kantor imigrasi sesuai jadwal dan lokasi yang telah dipilih sebelumnya dengan membawa semua dokumen yang telah disyaratkan.

Sumber : CNN editan

 

Siaran Pers : Paspor Masa Berlaku 10 Tahun Diimplementasikan Mulai 12 Oktober 2022

Siaran Pers : Paspor Masa Berlaku 10 Tahun Diimplementasikan Mulai 12 Oktober 2022

Direktorat Jenderal Imigrasi resmi menetapkan Paspor RI dengan masa berlaku paling lama 10 (sepuluh) tahun dilaksanakan mulai Rabu, 12 Oktober 2022. Penerapan masa berlaku paspor yang baru ini didasarkan pada Pasal 2A Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI (Permenkumham) Nomor 18 tahun 2022 yang diundangkan di Jakarta pada Kamis, 29 September 2022.

“Alhamdulillah kebijakan paspor dengan masa berlaku 10 tahun sudah dapat diimplementasikan mulai 12 Oktober 2022. Kami mohon dukungan dan saran selama masa transisi tersebut agar Imigrasi dapat memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat,” tutur Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Widodo Ekatjahjana pada Selasa (11/10/2022).

Sementara itu, saat ini aturan mengenai biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) paspor sedang dalam pembahasan dengan melibatkan stakeholder terkait. Masyarakat masih akan membayar biaya yang sama dengan sebelumnya, yaitu Rp 350.000,- untuk paspor biasa nonelektronik dan Rp 650.000,- untuk paspor biasa elektronik. Biaya permohonan paspor ini berlaku hingga peraturan berikutnya diterbitkan kemudian.

“Masa berlaku paspor 10 tahun tidak berlaku terhadap paspor yang terbit sebelum tanggal diimplementasikannya Permenkumham 18/2022,” tuturnya.

Perlu diketahui bahwa dalam Pasal 2A ayat (2) Permenkumham 18/2022 disebutkan, paspor biasa (elektronik dan nonelektronik) dengan masa berlaku paling lama 10 tahun hanya diberikan kepada Warga Negara Indonesia yang telah berusia 17 (tujuh belas) tahun atau sudah menikah. Selain kategori tersebut, paspor diberikan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun.

Khusus bagi Anak Berkewarganegaraan Ganda (ABG), masa berlaku paspor juga akan menyesuaikan dengan jangka waktu hingga sang anak diwajibkan memilih kewarganegaraannya. Sebagai contoh, apabila usia ABG adalah 18 (delapan belas) tahun saat penggantian paspor, maka masa berlaku paspor menjadi 3 (tiga) tahun atau hingga Ia menginjak usia 21 (dua puluh satu) tahun. Usia tersebut merupakan batas maksimal ABG untuk menentukan kewarganegaraannya.

Sebelumnya, Ditjen Imigrasi beserta Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham beserta Unit Pelaksana Teknis Imigrasi se-Indonesia menggelar rapat koordinasi pelaksanaan masa berlaku

paspor 10 tahun pada Senin (10/10/2022). Pertemuan virtual itu juga dihadiri oleh pejabat imigrasi/pejabat lain yang ditunjuk pada Perwakilan RI di luar negeri.

Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 18 Tahun 2022 merupakan perubahan dari Permenkumham Nomor 8 tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor.

Sumber : Imigrasi.go.id

Arab Saudi Perkenalan Sistem Baru Pendaftaran Haji Domestik Tahun 1444 H

Arab Saudi Perkenalan Sistem Baru Pendaftaran Haji Domestik Tahun 1444 H

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi tengah menyiapkan membuka pendaftaran jemaah haji bagi warga yang tinggal di dalam negeri Saudi (domestik) sejak bulan Safar (September).

Program ini akan menjadi yang pertama kalinya pendaftaran haji dibuka lebih awal oleh Kementerian Haji dan Umrah.

Sebagaimana yang dilaporkan Okaz, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah mengadakan pertemuan dengan Dewan Koordinasi Jemaah Haji Domestik dan perwakilan dari platform Solusi Bisnis pada hari Kamis (18/8) lalu.

Di antarnya untuk membahas mekanisme pendaftaran jemaah haji domestik sebagai bagian dari persiapan awal untuk musim haji mendatang.

Hal baru yang akan ditawarkan kepada jamaah haji domestik adalah rencana untuk memperkenalkan segmen keempat dengan program “Ekonomi 2,” yang akan menggunakan perumahan di luar Mina.

Sistem yang baru juga tidak lagi ada pengundian secara elektronik bagi calon jamaah haji. Setiap pendaftar yang akan berhaji dapat mendaftar secara langsung, dengan 25% kursi disediakan untuk jamaah berusia di atas 65 tahun.

Mekanisme baru mengharuskan pembayaran biaya yang ditentukan sebelum 30 Jumada Al-Awwal 1444 (24 Desember 2022) dalam dua kali angsuran.

Angsuran harus dilunasi dalam waktu 72 jam setelah pendaftaran, dan angsuran kedua dapat dibayarkan hingga tanggal 30 Jum’at Awal 1444.

Calon jemaah haji setelah tanggal tersebut harus melakukan seluruh pembayaran dalam waktu 72 jam setelah pendaftaran.

 

 

(saudinesia.com/ICA)

Anak-Anak dari Segala Usia Kini Boleh Masuk Masjidil Haram

Anak-Anak dari Segala Usia Kini Boleh Masuk Masjidil Haram

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah mengumumkan, Sabtu (13/8/2022), bahwa anak-anak dari segala usia diizinkan memasuki Masjidil Haram di Makkah.

Dilansir Saudi Gazette, Sabtu (13/8/2022), pengumuman kementerian datang di akun resminya di platform Twitter, di mana dikatakan bahwa orang tua sekarang dapat membawa anak-anak mereka ke Masjidil Haram.

Ini juga mengklarifikasi berarti pemberian izin untuk anak-anak. Untuk anak-anak di atas usia lima tahun, harus dipastikan izin yang sesuai disediakan untuk mereka melalui aplikasi Eatmarna.

Sedangkan orang tua yang ingin membawa anaknya di bawah usia lima tahun bisa masuk Masjidil Haram tanpa perlu mendapatkan izin masuk. Perlu dicatat kementerian mengizinkan pemegang semua jenis visa, termasuk pariwisata melakukan umroh selama mereka tinggal di Arab Saudi.

Fasilitas ini tersedia untuk warga dari 49 negara di seluruh dunia. Mereka dapat mengamankan visa mereka secara online melalui portal “Visit Arab Saudi” atau segera setibanya di bandara Saudi. Kementerian menggarisbawahi keputusan telah diambil untuk memfasilitasi sebanyak mungkin orang melakukan umroh.

Arab Saudi menetapkan 13 Agustus 2022 sebagai batas akhir jamaah haji berada di negaranya. Sedangkan musim umroh baru dimulai pada 1 Muharram 1444 Hijriyah bertepatan dengan 30 Juli 2022.

 

(ihram.co.id/ICA)

Arab Saudi Buka Seluas-luasnya Kuota Umroh Jamaah Indonesia

Arab Saudi Buka Seluas-luasnya Kuota Umroh Jamaah Indonesia

Kementerian Agama menyatakan Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi telah membuka seluas-luasnya jumlah kuota jamaah umroh tahun 1444 H, khususnya dari Indonesia. “Alhamdulillah, dari pertemuan ini kita mendapat kepastian Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi membuka seluas-luasnya jumlah kuota jamaah umrah tahun 1444 H, khususnya dari Indonesia,” kata Direktur Umroh dan Haji Khusus Kementerian Agama Nur Arifin, Rabu (3/8/2022).

Sebelumnya Kementerian Agama RI bersama Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi menggelar pertemuan untuk membahas kebijakan penyelenggaraan ibadah umroh 1444 H. Nur Arifin mengatakan, pertemuan tersebut membahas sejumlah persiapan sehubungan telah dibukanya penyelenggaraan umroh 1444 H.

Kemenag perlu mengetahui kebijakan terbaru Arab Saudi dalam penyelenggaraan umroh, khususnya setelah dua tahun pandemi. Terkait penerbitan visa, lanjut Arifin, prosesnya tidak lagi harus melalui provider visa di Indonesia.

Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) kini bisa langsung bekerja sama dengan provider visa di Arab Saudi yang sudah diakui Kementerian Haji dan Umroh. Begitu pula dengan masa berlaku visa umroh yang awalnya hanya sebulan, kini menjadi tiga bulan.

Jamaah umroh juga dapat mengunjungi seluruh wilayah di Arab Saudi. “Kebijakan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi terkait dengan penerbitan visa umroh bagi jamaah umroh dari Indonesia masih tetap business to business,” katanya.

Kasubdit Pengawasan Umrah dan Haji Khusus M Noer Alya Fitra menambahkan orang yang datang ke Arab Saudi dengan menggunakan visa selain umroh, juga dapat beribadah umroh. Bahkan, visa transit 24 jam juga dapat melaksanakan ibadah umroh dengan melakukan booking terlebih dahulu di aplikasi Tawakkalna atau Eatmarna.

“Aplikasi Tawakkalna dan Eatmarna tetap diberlakukan bagi setiap orang dalam pelaksanaan umroh, termasuk saat masuk ke Raudah di Masjid Nabawi,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, lanjut pria yang akrab disapa Nafit, diketahui juga bahwa pemandu atau muthawwif jamaah umroh, khususnya jamaah dari Indonesia, tidak harus orang Saudi. Muthawwif diperbolehkan berasal dari warga Indonesia yang bermukim di Arab Saudi dengan sponsor muassasah yang bersangkutan dan didampingi pemandu warga negara Saudi.

Pemerintah Saudi juga masih menerapkan kebijakan asuransi jamaah umroh dengan harga seperti tahun-tahun sebelumnya. “Jika terjadi jamaah umroh overstay, maka yang bertanggung jawab membayar denda adalah jamaah yang bersangkutan melalui muassasah/provider visa di Arab Saudi,” kata Nafit.

Karena masih pandemi, Pemerintah Arab Saudi masih akan menerapkan protokol kesehatan bagi jamaah umroh. Namun, kebijakan penerapannya berbeda-beda sesuai dengan zona yang telah ditentukan pemerintah Arab Saudi, yaitu hijau, kuning, dan merah.

“Saat ini Indonesia termasuk dalam zona hijau. Pemerintah Arab Saudi akan terus memantau perkembangan Covid-19 dan jika ada kebijakan-kebijakan baru akan segera disampaikan,” katanya.

 

(ihram.co.id/ICA)